Artikel Kenalan, Yuk!

Maleakhi

September 9, 2026

Ketika Allah mengembalikan umat-Nya dari pembuangan di Babel, umat-Nya sangat bersukacita. Mereka membayangkan nanti Allah akan memberikan kedamaian dan kemakmuran kepada mereka. Namun ternyata hal itu tidak terjadi. Mereka menjadi kecewa. Mereka mulai tidak setia kepada Allah.

Kitab Maleakhi menunjukkan banyak sekali kejahatan dan ketidaksetiaan umat Allah. Mereka, termasuk para imam, menghina Allah dengan memberi korban persembahan yang sakit dan cacat. Mereka bahkan menipu di dalam memberikan persembahan perpuluhan dan persembahan khusus kepada Allah. Mereka juga melanggar perintah Allah dalam hal pernikahan. Selain itu, mereka juga berani-beraninya menuduh Allah tidak adil. Mereka bahkan mengatakan bahwa beribadah kepada Allah adalah sia-sia, rugi, tidak ada untungnya! Mereka jahat sekali! Maka, Allah mengutus hamba-Nya untuk menegur mereka. Melalui hamba-Nya, Allah juga menyatakan hukuman dan belas kasihan kepada umat-Nya.

Bagaimana dengan kita? Kita berpikir bahwa jadi orang Kristen berarti kita bisa kaya, bisa sehat selalu, bisa damai-damai. Allah tidak pernah menjanjikan hal-hal seperti itu. Allah berjanji akan menyertai kita yang setia kepada-Nya. Meskipun kita miskin dan sakit, meskipun dunia kacau, Allah tetap menjaga kita. Ini sama seperti umat Allah pada zaman Maleakhi. Ternyata masih ada sisa umat Allah yang tetap setia kepada Allah. Meskipun miskin dan hidupnya tidak damai, mereka tetap percaya dan setia kepada Allah yang mengasihi mereka. Allah menjaga mereka. Allah bahkan berjanji akan menyertai mereka, juga kita, sampai selama-lamanya.