Artikel Renungan

Kesetiaan

November 27, 2025

Kita ingin teman kita setia dengan kita. Kita akan marah jika ada teman yang meninggalkan kita. Jika teman tidak lagi ingin bersama kita, kita akan sebut dia tidak setia. Kita akan bersedih jika ada teman yang tidak setia. Tetapi kita sering seperti itu kepada Tuhan. Kita tidak setia. Kita sering meninggalkan Tuhan. Apakah kita pernah menyadari ini? Jarang sekali.

Kita pikir kalau sudah Kristen, pasti kita setia ikut Tuhan. Padahal dalam keseharian kita, kita tidak setia. Kita sering meninggalkan Tuhan. Saat hidup senang, kita sering meninggalkan Tuhan. Misalnya, kita jarang berdoa karena tidak rasa ada kesusahan. Kita lebih memilih main bersama teman daripada baca Alkitab di rumah. Kita lebih bersemangat jika pergi jalan-jalan daripada pergi ibadah ke gereja. Selain itu, saat sulit pun kita tinggalkan Tuhan. Kita lebih memilih pergi bermain dengan teman daripada ke gereja, karena kalau tidak ikut main, teman akan tinggalkan kita. Jadi kita lebih pilih tinggalkan Tuhan. Kita juga lebih pilih memberi contekan kepada teman karena kalau tidak, teman akan memusuhi kita. Jadi kita lebih pilih melanggar perintah Tuhan. Ini namanya kita sudah tinggalkan Tuhan. Ini artinya kita tidak setia kepada Tuhan.

Marilah kita bertobat. Orang Kristen tidak boleh tinggalkan Tuhan. Saat senang dan sulit, tetap setia ikut Tuhan. Kita harus lebih memilih Tuhan daripada yang lain. Yang lain boleh kita tinggalkan, tetapi Tuhan tidak boleh kita tinggalkan. Kiranya Tuhan menolong kita untuk setia.