Benih yang Jatuh di Pinggir Jalan
Bacaan: Matius 13:1-23
Saat datang ke Sekolah Minggu, kita belajar mendengarkan Firman Tuhan. Namun apakah kita mengerti Firman Tuhan hari itu? Tuhan Yesus berkata, Firman Tuhan itu seperti benih. Benih dilemparkan oleh seorang penabur ke sisi kanan dan kirinya. Ada benih yang jatuh di pinggir jalan terbuka. Burung-burung datang dan memakannya sampai habis. Benih baru saja ditabur, tetapi sudah hilang (ay. 4).
Benih yang jatuh di pinggir jalan sama seperti Firman Tuhan yang tidak kita dengarkan baik-baik dan tidak dimengerti (ay. 19). Kita datang ke Sekolah Minggu, tetapi ketika guru sekolah minggu berkhotbah, kita memikirkan mainan di rumah. Ketika pendeta berkhotbah di gereja, kita mengantuk, kita main-main sama kawan, kita tidak serius mendengarkan pendeta. Firman Tuhan itu tidak kita simpan ke dalam hati kita. Firman Tuhan itu kita lupakan. Ini seperti benih yang diambil burung-burung itu.
Anak-anak, kita tidak boleh punya hati seperti benih yang jatuh di pinggir jalan. Kalau kita tidak fokus mendengarkan Firman Tuhan, berdoalah. Berdoa supaya kita dapat memperhatikan firman Tuhan dengan serius. Berdoalah supaya Tuhan yang menolong kita mengerti Firman-Nya. Amin.

