Artikel Kenalan, Yuk!

Yohanes Pembaptis

October 17, 2026

Pernahkah kita melakukan kesalahan sampai orang tua kita tidak mau bicara pada kita? Jika orang tua kita begitu marah hingga mereka diam, bukankah kita akan menjadi sangat sedih? Bangsa Israel pernah berada dalam kondisi di mana Allah tidak mau lagi berbicara kepada mereka selama 400 tahun. Tidak ada nabi, tidak ada firman Tuhan. Sampai suatu ketika nabi Yohanes Pembaptis lahir. Arti namanya adalah “YHWH (Allah) berbelas kasih”. Allah akhirnya menunjukkan belas kasihannya setelah 400 tahun diam pada bangsa Israel. Melalui Yohanes Pembaptis, Allah berbicara lagi kepada umat-Nya. Yohanes terus berteriak “Bertobatlah sebab Kerajaan Allah sudah dekat!” mewakili peringatan dari Allah. Inilah bukti kasih Allah, Ia mau kita bertobat dari dosa-dosa kita. Sama seperti orang tua yang sayang kepada anaknya, mereka pasti akan memarahi kita jika kita berbuat salah dan memberi tahu kita agar menjadi anak yang taat.

Yohanes sangat berani menegur dosa orang-orang di sekitarnya. Yohanes bahkan berani menegur Raja Herodes, raja yang memerintah di wilayah Galilea saat itu, karena ia mengambil istri orang lain untuk menjadi miliknya. Akhirnya Yohanes ditangkap oleh pasukan Raja Herodes dan mati dipenggal karena keluarga raja tersinggung atas tegurannya.

Yohanes adalah teladan bagi anak-anak Tuhan untuk berani menegur dosa, takut hanya kepada Tuhan, dan taat perintah Tuhan. Banyak orang bertobat karena teguran yang terus Yohanes nyatakan. Kiranya Tuhan juga memimpin kita menjadi anak yang berani tinggalkan dosa, berani tegur dosa meskipun kita harus ditinggal teman atau dimarahi orang yang kita tegur. Biarlah melalui hidup kita orang lain bisa melihat Allah yang menegur dosa adalah Allah yang mengasihi kita.