Pengendalian Diri
Kita pasti pernah marah. Ada banyak alasan yang bisa membuat kita marah. Kita marah jika orang lain melakukan hal yang tidak disukai. Kita marah jika ditegur orang lain. Kita marah jika keinginan kita tidak dipenuhi. Banyak hal lain yang membuat kita marah. Bahkan mungkin di antara kita ada yang sangat gampang marah. Sekali tidak suka, langsung marah. Bahkan ada yang bisa marah dengan meledak-ledak hingga mengeluarkan kata-kata yang kasar dan membentak orang lain. Jika kita orang seperti ini, artinya kita tidak bisa menguasai diri kita.
Salah satu buah roh adalah penguasaan diri. Sebagai orang Kristen, seharusnya kita bisa menguasai diri. Kita tidak boleh memiliki sifat gampang marah. Tuhan Yesus sudah memberikan teladan bagi kita dalam hal penguasaan diri. Saat menuju kayu salib, banyak orang menghina Dia, tetapi Tuhan Yesus tidak marah. Tuhan Yesus menguasai diri-Nya. Bahkan saat Tuhan Yesus disalibkan, ada yang menantang Tuhan Yesus untuk turun dari salib. Bisakah Dia melakukannya? Pasti bisa karena Dia adalah Allah. Tetapi Tuhan Yesus tidak lakukan, Ia menguasai diri-Nya. Tuhan Yesus tetap taat kepada perintah Allah Bapa. Inilah yang harus kita teladani. Dalam hal apa pun, kita harus menguasai diri. Menguasai diri untuk terus taat perintah Allah, agar kita tidak dibelokkan kepada hal-hal lainnya dan kita berdosa karenanya.

