Artikel Kenalan, Yuk!

Nahum

March 4, 2026

Nama Nahum berarti “penghiburan”. Tetapi, ketika kita membaca Kitab Nahum, kita akan menemukan banyak penghukuman, khususnya untuk bangsa Niniwe. Lho, katanya penghiburan, kenapa justru ada hukuman? Kita mungkin bingung. Tetapi anak-anak harus ingat: mereka yang dihukum adalah musuh-musuh Allah, yang melawan Allah dan menindas orang lain. Bagi orang-orang saleh, Allah adalah pelindung (Nah. 1:2-8).

Sekarang coba kita ingat orang-orang yang melakukan kejahatan: mereka yang membongkar gereja, mencuri barang orang lain, atau yang korupsi. Apalagi, kalau orang jahat itu jahat kepada kita: curi barang kita, pukul kita, hancurkan rumah kita. Kalau Tuhan tidak hukum orang-orang seperti ini, kita pasti marah. Kita pasti berdoa minta keadilan, minta Tuhan menghukum mereka. Dan ketika Tuhan menghukum, itulah penghiburan bagi orang yang benar. Inilah yang diserukan Nahum. Dia menyerukan penghukuman bagi musuh Allah sebab mereka jahat dan Tuhan itu adil. Karena Tuhan adil, kejahatan harus dihukum.

Sekarang bagaimana dengan kita? Apakah kita termasuk musuh Allah, yang terus melawan perintah Allah? Atau apakah kita adalah orang saleh, yang selalu belajar untuk taat kepada Allah? Jika kita tidak taat kepada Allah, kita adalah musuh Allah. Nahum memperingatkan kita bahwa suatu hari Tuhan akan menghukum kita. Inilah pesan dari Kitab Nahum, jika kita terus belajar untuk taat, meskipun ketaatan membuat hidup kita menjadi susah, percayalah, suatu hari Tuhan akan menghibur kita.

Kiranya Tuhan menolong kita menjadi orang saleh yang taat kepada Allah, bukan menjadi musuh Allah. Amin.